Kamis, 19 Agustus 2010

That's Your Problem (Part 2)

Ini adalah lanjutan kisah anak tiri yang disiksa oleh bapak tirinya hehehe. Barusan aja..semenit yang lalu chatting sama Boss gw di MSN. Kira-kira begini isinya:

Boss: Gimana progress dengan seniman yang waktu itu? Diterima proposalnya?
Gw: Nggak boss, ditolak sama bu gallerist nya
Boss: Lho kenapa ditolak?
Gw: Karena proposalnya kurang asem (nggak ding..bo'ong gw nggak reply gitu hehehe) Bu gallerist nggak terima kalau 12 karya seharga segitu
Boss: Terus mau nya berapa? Kenapa nggak dikasih tau dia maunya berapa?
Gw: Ya dia maunya seharga yang waktu itu saya kasih price list nya ke Boss
Boss: Price list yang mana?
Gw: Hah? (jedotin kepala ke meja) Yang waktu itu saya bikin udah direvisi harganya setelah diskon tapi kan boss bilang masih kemahalan
Boss: Iya memang masih kemahalan. Udah kamu tawar lagi kan?
Gw: Iya udah (amnesia kali ya ni orang?)
Boss: (diem lama nggak reply)
Gw: Jadi gimana boss? (nggak sabar nunggu jawabannya yang lama)
Boss: (diem aja)
Gw: Ding! (bunyiin bel)
Boss: (diem aja)

Hoooiiiiii masih di situ nggak sih? Apa jangan-jangan lagi dikejar-kejar banteng ya??? Tiba-tiba..Boss sign out from MSN. (Gubrakk..kejengkang telentang)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar