Kamis, 19 Agustus 2010

Vongole oh Vongole...

Kalian pasti heran..kok tiap hari ada cerita? Sebenernya cerita-cerita gw di sini udah kejadian sebelum gw punya blog ini...tapi gw pendam aja uneg-unegnya sampe jadi upil. (Ih!) Ibaratnya department store, sekarang ini gw lagi cuci gudang Lebaran Sale..obral..obral! Hehehehe

Peristiwa in terjadi di bulan May tahun lalu..ketika itu bom Atom jatoh di Hiroshima eh..(ngaco!) maksudnya ketika itu salah satu Analyst perusahaan gw resign. Padahal dia udah lulus masa percobaan lho, udah melalui booth camp a.k.a kamp konsentrasi selama 6 bulan. Syukurlah dia telah menyadari kekhilafan nya dan segera memutuskan untuk hengkang dari sini hihihi.

Analyst ini sebut aja namanya Memphis (tokoh di kartun Happy Feet) posturnya rada mirip (maap teman nggak bermaksud sama sekali). Tibalah saatnya kita berpisah dengan mengadakan farewell dinner di sebuah restoran Italy. Resto ini lumayan terkenal dengan thin crispy pizza dan pastanya.

Malam itu semuanya hadir termasuk Pak Manajer dan Pak Boss Ketjil. Oiya sepertinya gw perlu menjelaskan sedikit nih tentang mereka berdua:

Pak Manajer- orang yang saat ini in-charge di kantor kita di Jakarta. Salah satu tugasnya yaitu memberikan training, pengarahan dan pengajaran kepada para Analyst. Tugas informal lainnya yang nggak dibayar tapi dengan sukarela dilakukan meliputi suka ngeremehin orang, mengkritik, sok tau, sok komentar, sok asik.

Pak Bos Ketjil- orang ini emang badannya kecil tapi baik hati kok. Cuma sifat habitat asli yang kiasu emang udah bawaan dari sono. Jadi ya gw hafal sifat aja deh (pinjem istilah temen).

Back to the story: malam itu suasana cukup santai restoran tidak terlalu ramai hanya beberapa orang tamu dengan ditengarai musik instrumentalia. Yang menyenangkan dari restoran ini adalah disediakan roti-roti yang bisa dicocol minyak zaitun, gratis! Tangan pun celamitan nyomotin roti-roti cantik. Tak lama Boss Ketjil mengulap kepada si waitress (mengulap tuh maksudnya melambaikan tangan ya bukan ngelap). 

Boss Ketjil: Tolong ini dibuka (sambil menunjuk botol anggur.)
Waitress: Baik sir
Boss Ketjil: Kalian punya gelas anggur yang benar? (Do you have proper wine glasses)
Waitress: Punya sir
Boss Ketjil: Saya mau lihat 

Duileee segala gelas aja pake mau diliat dulu..emangnya mau minum emas ya boss? Tak lama kemudian gelas nya datang, dengan gaya bak penikmat wine yang professional gelas diputar sana sini. Ok! Waitress segera menyingkir.

Makanan pun dipesan mulai dari appetizer hingga main course, we will save the dessert for the last. Gw pesen crispy beef bacon & tomato pizza hmmm nyam-nyam. Yang lain ada yang sharing sama gw dan ada juga yang pesan pasta.

Boss Ketjil: What is this? (sambil nunjuk ke menu)
Waitress: Ini spaghetti dengan clam (kerang) dan potongan tomat dengan saus olive oil.
Boss Ketjil: Ok kalau begitu saya pesan ini aja, Spaghetti Vongole (idih kayak nama temennya King Kong)

Service di resto ini emang baik, makanan yang dipesan nggak pake lama datang ke meja mengepul-ngepul. Sejenak kami sibuk dengan pesanan masing-masing. Selamat makan! Sedang asyik-asyiknya menikmati santapan tiba-tiba Boss Ketjil komplen. Ini kok spaghetti saya isinya cuma kulit kerang doang..isi kerangnya mana? Piringnya disodorin ke idung gw..sniff..sniff eh emangnya guk guk?

Boss Ketjil: Waitress!
Waitress: Iya sir? (tergopoh-gopoh)
Boss Ketjil: Ini kenapa isinya banyakan kulit kerang? Mana isi kerangnya? 
(sambil ngaduk-ngaduk spaghetti nyari nyari isinya kali aja pada rontok ke dasar piring)
Waitress: Mohon maaf sir kalau gitu kami ganti saja gimana dengan yang baru?
Boss Ketjil: Nggak mau..mana mungkin saya makan dua porsi sekaligus?
Waitress: Nanti di take away aja.
Boss Ketjil: Saya kan pulang ke hotel siapa yang mau makan? (halah! kasih ke cleaning service kek)
Waitress: ....(speechless)
Boss Ketjil: Saya mau bicara dengan Manajer nya (aduh! ngeplak jidat dalam hati)

Manajer datang dengan sabar melayani ambekan boss gw itu, entah kata sakti apa akhirnya membuat si boss nggak mau memperpanjang lagi. 

Waktu sudah menunjukkan pukul 9.00 malam, its time go home. Thank you for a lovely dinner. Setelah bon di print oleh kasir, Boss Ketjil meneliti dulu sebelum dibayar. Lamaaa dipandangi itu bon..

Boss Ketjil: Ini Vongole pesanan saya tadi kan?
Waitress: Iya sir 
Boss Ketjil: Mestinya di diskon dong, kan tadi nggak ada isi kerangnya cuma kulitnya doang. Mestinya jangan di charge full
Waitress: Wah di sini nggak bisa seperti itu sir, kebijakannya adalah kami mengganti masakannya dengan yang baru
Boss Ketjil: Ya tapi kan saya rugi dong cuma makan kulit kerang doang (kekeuh sumekeuh)
Waitress: Tadi kami sudah menawarkan penggantinya tapi sir nggak mau kan
Boss Ketjil: Jadi nggak bisa diskon nih? (Yaaah ilah dia nanya lagi)
Waitress:...(menggeleng)
Boss Ketjil: Tapi kan...
Pak Manajer: Ya sudah sini saya yang bayar! (muka kesel dan malu)

Buru-buru Pak Boss memberikan kartu kreditnya, keder juga dia digentak oleh Pak Manajer. Waitress segera kabur menuju meja kasir takut boss gw berubah pikiran hihihi. Vongole oh Vongole..riwayatmu kiniiiii (keroncong tiga belas)







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar